Resensi Singkat Buku Simply Brilliant by Bernhard Schroeder

Minggu yang berjalan sangat lambat belakangan ini :) Alhamdulillah punya waktu yang berkualitas dan berkuantitas banget ama keluarga. Buat diri sendiri juga… 

Di balik hal-hal yang berjalan slow motion sekarang, saya sempat dengan leluasa dan gembira-ria, jalan-jalan ke toko buku dan belanja buku lagi. Menambah lagi buku-buku yang belum dibaca :’( Tapi dengan begitu senang akhirnya menamatkan sebuah buku yang saya beli di awal tahun. Jenis buku yang memang saya cari-cari, masuk dalam kategori psikologi populer dan pengembangan diri, “Simply Brilliant” by Bernhard Schroeder. Kalau gak dipajang dekat kasir, mungkin tidak akan saya jumpai di toko buku yang super gede itu.

Oke, singkat cerita dibuku ini membagikan beberapa hal “simple” untuk menjadi kreatif. Tapi, yang paling saya suka adalah pada bagian awal mula, si penulis menanamkan juga bahwa sebenarnya sifat kreatif itu udah ada di dalam diri kita sendiri. Tidak perlu adanya sebuah tim khusus untuk menanggani masalah ini, karena masing-masing manusia sudah memiliki bawaan untuk menjadi kreatif. Buktinya aja, saat kita masih kecil, kita mengeksplor banyak hal hanya untuk bergembira. Setelah dewasa, dan terjebak dengan rutinas sehari-hari, kita membenamkan kreatifitas itu.




Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Di buku ini, akan banyak sekali tips-tips yang bisa diterapkan bersama rekan kerja, patner bisnis, maupun anggota tim anda. Schroeder sebagai seorang praktisi membagikan berbagai pengalamannya sebagai konsultan untuk beberapa perusahaan besar dunia maupun dosen untuk mahasiswa di kelas kreatifnya. Sebuah buku diluar perkiraan saya, saya kira akan butuh konsentrasi  tinggi dan tingkat analisis yang dalam untuk memahaminya. Tapi ternyata, buku ini ringan, buku yang juga tepat untuk mengisi waktu luang di akhir pekan.  Saya dalam waktu tidak begitu lama, dapat menyelesaikan membacanya.

Hanya saja di buku ini, tidak ada hal yang benar-benar baru. Misalnya, pembahasan tentang Mind Mapping nya Tony Buzzan. Masih begitu favorit tampaknya :D Juga beberapa metode brainstorming yang sudah sangat familiar bagi kita, tapi dibahas kembali dengan balutan kasus permasalahan bisnis.
Jadi, tampaknya buku ini memang cocok bagi para pemula, apakah yang tengah ingin membangun bisnis startup, seorang pengajar yang mencari metode kreatif di kelas, atau anda yang baru memimpin sebuah tim. Selamat membaca, selamat menikmati.   

No comments:

Post a Comment

Resensi Fortunately The Milk Karya Neil Gaiman

Buku cerita anak yang saya baca ini merupakan terbitan Gramedia pada tahun 2014. Karya Neil Gaiman yang diterbitkan pertama kali pada tahun ...