Friday, August 15, 2014

Pontianak; Mudik dan Beberapa Kenangan

Mudik dan kampung halaman pasti memiliki banyak arti bagi banyak orang. Banyak hal-hal sentimentil dimana tembuni (tali pusat) ditanam, banyak tempat-tempat mengandung sejarah, dalam bahasa saya saksi bisu hilir-mudiknya saya yang pecicilan ^_^V.   Ditulisan ini saya akan merekap beberapa kenangan yang tercecer itu. Walaupun sebenarnya saya belum genap setahun merantau di luar Kalbar. 

Sumber Gambar: embun-rayya.blogspot.com

Saya pernah mengalami home sick parah saat masa awal tugas, parahnya bisa jadi begitu sensitif dengan segala hal tentang kampung halaman yang diupdate oleh teman-teman di medsos. Untungnya hal tersebut tidak berlangsung lama. Saat menjejakan kaki kembali ke Kalbar ada perasaan haru luar biasa. Saking tak sabarnya, ketika pesawat baru saja mendarat, saya rasanya ingin segera meloncat dan membaui aroma tanah di Kalimantan.  Tapi, begitu bersua dengan keluarga, tak ada perasaan telah pergi lama, hehehehe…  

Friday, August 1, 2014

Saya dan Awan


Dari judulnya, mungkin ada yang mengira ini bakal jadi postingan cerita fiksi yang lain. Mungkin awan di situ adalah nama seseorang, tapi percayalah awan di sini adalah awan yang sesungguhnya. Gumpalan uap air yang mengembang tampak lembut itu definisi saya tentang awan. Memang ada kalanya ia juga berwarna kelabu dan membawa petir serta badai, tapi lupakan saja dulu si kelabu itu. Tulisan saya ini cuma akan memuat beberapa penggalan pengalaman dengan si lembut berwarna putih, yaa… mungkin ada sedikit juga akan menyenggol langit… ^_^V
sumber foto: koleksi pribadi, Awan dari Puncak Tampomas