Friday, May 16, 2014

Jalan-Jalan atau Perjalanan


Melakukan perjalanan itu sungguh berbahaya ada unsur addictednya, bikin ketagihan, hehehehe... Itu juga yang terjadi dengan saya sekarang, terlebih karena situasi pekerjaan yang membuat suatu kondisi untuk berada di beberapa kota dalam beberapa bulan belakangan ini. Ya... walaupun masih dalam cakupan yang kecil.

Belakangan ada satu moment yang membuat saya tersentak dan kembali merefresh makna sebuah jalan-jalan. Sebenarnya simpel banget, ketika itu saya menginap di pemondokan seorang teman.  Kami sedang bersantai, secara spontan saya membagi mimpi saya soal traveling. Boleh toh bermimpi  Walaupun sumber pendanaan belum tahu pasti. Saya tergila-gila dengan New Zealand, saya terpana dengan lokasi-lokasi eksotis yang melatari syuting The Lord Of The Ring dan The Hobbit. Itu luar biasa.... Apalagi belakangan sering juga iklan yang menunjukan kemolekan alamnya terpampang di media sosial. Terbitlah sebuah kalimat dari mulut saya, “Aku pengen ke New Zealand.”

                                       Sumber Gambar: www.dreamstime.com

“Kalau aku cukup Ke Mekah aja.” Kalimat simpel yang spontan itu seperti menohok batin saya walaupun si teman menyampaikan dalam gaya kelakaran.
Astagfirullahalhazimm... Sewaktu sekolah dasar, saya ingat ketika menghapal rukun Islam. Haji bagi yang mampu, ada daya tarik luar biasa bagi seorang muslim pada Tanah Suci. Kemana rasanya keimanan saya karena lebih mengikuti hasrat mengidolakan sebuah film daripada berkumpul mesra dengan segala peninggalan mulia kekasih Allah Swt, Rasulullah Muhammad Saw.

Wednesday, May 14, 2014

Cerita Lorong

Cerpen favorit saya adalah Pengemis dan Shalawat Badar Karya “Ahmad Tohari” menginspirasi diri juga untuk menulis puisi yang satu ini.... Selamat menikmati :D
         
 

Rumah Sakit

Rumah sakit...mungkin terlalu lekat dengan kesan horor akibat hasil garapan para sineas. Akan tetapi, sebenarnya rumah sakit merupakan pentas drama kehidupan yang paling ekspresif dan komplit. Sekian lama berakrab diri dengannya, ternyata membutuhkan waktu jua untuk meresapi kejutan-kejutan yang telah menjadi satu kesatuan. Ada sejuta cerita di dalamnya, hingga dilingkupi kebingungan guna memilah dan mewujudkannya ke dalam goresan-goresan pena. Terdapat senandung salawat hingga pekik makian, terdapat ucapan penyalur ketabahan hingga tanggisan histeria di dalamnya, rumah sakit.  

 
Sumber Gambar:
foto.okezone.com

Thursday, May 8, 2014

Kalibata Kembali Malam


Semua pasti pernah mengalami perjalanan sendiri, hakikatnya hidup juga bagai sebuah perjalanan sendiri. Kita yang mengalami sendiri dan kita yang menerima konsekuensi sendiri. Hahaha... berat rasanya pagi-pagi sudah mulai dengan hal-hal berbau filosofi. Perjalanan pertama seorang diri pasti jadi kenangan yang mendalam. Tak peduli, seberapa jauh jarak yang ditempuh, daerah tujuan, atau pada umur berapa dilakukannya. Bagi saya, perjalanan beberapa tahun yang lalu ke Jakarta seorang diri adalah sesuatu yang berkesan. Di masa itu, saya begitu yakin, perjalanan seperti itu bakal menjadi pola dalam hidup saya.


Sumber gambar: foto.news.viva.co.id