Thursday, July 28, 2011

Antara Indonesia dan Finlandia

Sebelumnya saya begitu pro dengan UAN. Setuju dengan alasan pemerintahan bahwa siswa harus dipaksa memenuhi standar nasional untuk kompetensi yang lebih unggul nantinya. Setuju dengan alasan guna pengecekan kualitas pendidikan negara. Namun, rasanya semua jadi luntur begitu saja ketika saya mulai membaca artikel berkenaan dengan sistem pendidikan Finlandia. Finlandia mungkin tak setenar Inggris dengan riwayat imprialis dan budaya abad pertengahan atau juga Perancis dengan romantisme urban pop. Finlandia juga tidak setermasyur Amerika dengan popularitas Gedung Putih dan Pentagon. Akan tetapi, semua pasti pernah mendengar sebuah merek dagang telepon genggam, Nokia. Berbagai keunggulan dan inovasi teranyar berada di genggaman kita, bersama dalam keseharian. Tentu di balik semua itu ada sumber daya yang begitu spesial, sumber daya manusia Finlandia.